Skip to main content

Posts

Dermaga

Di situ dermaga sekilas jelas tampak jauh seiras panas tak menyuluh masih tangguh tuk disentuh jambat rapuh tuk ditempuh detak jantung membilang nyawa detak jiwa mengurai tanya pencak belikat lumpuh kudrat pencak azimat tak berhikmat masih... masih... masih... menatap dermaga masih... masih... masih... mengharap tiba telusur dengan segala ada endah peduli rugi laba hanya...hanya...hanya tongkatnya seruas percaya akan suara sang pujangga payungnya rimbunan doa akan pemilik segala kuasa sarungnya selayar sapa selimut dingin dua jiwa Di situ dermaga bukan muara labuh cinta Di situ dermaga sumpah bahtera layar dimula... kiambang 10012010

Tanya sama Pencipta

Meluhur rasa di simpang dilema Fakir jiwa hadir berlumur tanya Kelu bisu segema suara Sebu sendu di limbungan dada Carik dada hamba duhai Pencipta Mencuba pejam membuta kurnia Luluh dada hamba duhai Pencipta Mencuba paling mengering rasa Namun hamba dayanya tiada Mata nan buta, hati merasa Lidah nan kelu, jiwa bersuara Duhai Pencipta Duhai Pencinta Tentang sebuah rahsia Hamba bawa, tanya dan doa. Kiambang 07011009

Dear Sir!

Dear sir with charm and dignity Shall I let you know a little about me? I am neither good nor pretty Possess not any property Nor represent any symbol of piety All that you see is a glimpse of popularity A thing that belongs not to me Let me tell you a little about me I have no mercy or sympathy For a heart is not a charity For me to bestow on many out of my deepest generosity Let me tell you a little more about me I have no affection towards popularity For a heart is not a trophy For you to triumph over many Hence, exhibit its meaningless beauty Dear sir with charm and dignity I deliver to you my greatest apology Because my eyes refuse to see That there’s in you, an honesty Kiambang 25122009

Pantang Larang Berdagang

Kita orang dagang Ada ruang, kita bertamu Ada hidang, kita menjamu Ada peluang, kita berilmu Kita orang dagang Pada matahari, senyum selalu Pada bintang, tunjuk lalu Pada angin, lagukan rindu Ada laut direnangi Ada gunung didaki Tapi apabila di hati Ada hasrat dinanti Ada laut direnungi Ada gunung dihindari Kerana waktunya Belum tiba lagi Kerana waktunya Urusan Ilahi. Kiambang 12022009 :: Orang dagang kena banyak. bersabar... biar simpan dalam... jangan biar kapal tenggelam.... sudah sampai di pelabuhan, baharulah lahirkan yang tersulam... Orang dagang, jangan langgar pantang larang..::

Kias Timbal

Pipit teruna bermimpi panjang Mimpinya langsung dibawa siang Tiadalah guna menjadi enggang Sayapnya agung tak bisa terbang Di balik tabir mengasah belati Belati rasa nan hampir mati Biar ke akhir terus menanti Asalkan tidak binasa hati Kalau diajar meraut bilah Diraut galah seligi armada Bukan dibiar bertepuk sebelah Sayap nan patah bunyinya tiada Kalau pun sudah gunung dipaut Pipit mahu menagih ribut Kalau pun mudah hati menyahut Belum tentu kasih bersambut Pipit berbedak berbayang serindit Berpegang kasih menelan arang Mahu dan tidak berkalang himpit Enggang masih jalannya seorang

Ini bukan soneta

Malam bulan separa bundar Angin panas menerobos gebar Hujan petang pergi tanpa khabar Irama kelab jazz sebelah nada gusar Selang seli tepuk sorak tanpa sabar Jerit lolong pemabuk separuh sedar Di balik dinding sebelah lorong Bennetts Sepasang mata setia di jendela Merenung kisah manusia Saban siang dusta saban malam pesta Mahu digubah menjadi sonet Bersama nota-nota cinta monyet Abadi dalam lipatan benci Muka surat sebuah diari Di tingkatan rak sebuah meja sisi Esoknya mungkin tak lagi di sini.  20092011 Kiambang

Usiran

Jika aku bisa terbang Pasti jauh aku melayang Tiada nyata kau memandang yang tinggal hanya bayang Syairku pasti bisu tak siapa akan merindu ceritaku pasti semu tak siapa ingin tahu Bila malam datang, aku menjadi bayang Pasti hitam melindung aku Bila siang bertandang, aku menjadi bintang Pasti matahari memadam sinarku Ketahuilah sayang, digalasku berguni cita sambil langkahku memburu cinta dan kudrat datang dari jiwa jiwa terdalam tak terdasar di mata Ketahuilah aku tidak sama seperti mawar nan merah sekalipun berakarkan pohon nan gah berasal dari taman nan indah Aku hanyalah Penyair sumbang Penari pincang Pelukis gersang dalam dunia seorang tetapi di sini, Aku tenang. kiambang 16112009 :: mungkin aku hanya salah seorang dari mereka yang mengenali dunia 4 dimensi.... dan kamu jangan pernah berharap bisa mengenali aku, kerana kamu mengenali keluarga ku::