Skip to main content

Posts

Showing posts with the label arkitektur

Home

Like a slab to the footings So close and load-bearing Slightly ajar for a little movement For the earth is sometimes shaken, with emotion So it won’t break; a fallen heaven Like columns to the beams One keeps standing so the other can keep hanging shouldn’t be too close, less its superfluous shouldn’t be too far, for the span isn’t limitless they must meet at an accurate angle knotted with bolt, nuts and dowel bonding into one composition, like angels with wings to the body, yet invisible Like walls to the windows and doors There’ll be neither without Though, must not always be with Like rafters to the roof Hold it at a distance in the drove Layered with a fiberglass insulation Warm, tight like a blanket of love Concealed; an undercover peace dove to the gutters that keep them waterproof Nay, neither should move nor be removed.

Seni+Bina

Tak semudah yang kau sangka Bila bermula Terkerahlah segala jentera Meregang segenap otot anggota Memereah setiap saraf minda Tak semudah yang kau sangka Itu tak kena, ini tak kena Aku suka, kau tak suka Kau suka, aku tak suka Tak semudah yang kau sangka Malam-malam tak lena Mata ternganga Tangan bekerja Sekalipun tubuh tak bermaya Tak semudah yang kau sangka Bila di penghujungnya Bukan berakhir selamanya Namun untuk seketika Aku bisa lena Kau suka atau tak suka Aku tutup cerita. -kiambang- Melb 08

Penat

Sesat di rimba penuh ranjau Janggal pada redup semuanya hijau Rindu pada lampu kota berkilau-kilau Bosan, benci, sakit hati bagai nak keriau Kejut budaya rimba Asing, lebih dari sumbang si kera Memang rasa diri sebatang kara "Ah! Ini hanya mula" Tamatnya entah bagaimana Sedang yang dirasa hanya seksa Pohon besar, akarnya menjalar-jalar bak ular Biar batang boleh dibuat bersandar Tapi tersadung lalu bercalar-balar Aduh! Pedihnya bagai dikelar-kelar Bedebah! Mau saja ditebang dan dibakar "Sabar! Sabar!" Bila matahari tenggelam Malam pastinya hitam Datanglah nyamuk menerkam Mujur bukan harimau membaham Kaki lenguh, urat terseliuh Sesaat mengeluh Sesaat mengaduh Badan hanyir bau peluh Sudah, jangan nak mencemuh Tunggu saja menjelang subuh Ada cahaya dapat menyuluh -kiambang- ’22092007- 11 Ram 1428, Melbourne